
MUSI RAWAS – Dunia arsitektur di Kabupaten Musi Rawas kembali menorehkan kebanggaan. Ar. Dion Hary, ST. secara resmi menerima Piagam Penghargaan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Musi Rawas atas kontribusi dan dedikasinya sebagai Konseptor sekaligus Arsitek Gedung Aswaja Center.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam momentum khidmat pada tanggal 2 Februari 2026, yang juga bertepatan dengan peringatan 100 Tahun (Satu Abad) Nahdlatul Ulama. Piagam ditandatangani oleh Rois Syuriah, KH. Utsman Syafi’i, dan Ketua Tanfidziyah, Kiai M. Munir Fatoni, M.Pd.I.

Menyatukan Estetika dan Nilai Spiritual Gedung Aswaja Center bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol pusat peradaban dan dakwah Islam yang moderat di Musi Rawas. Sebagai sosok di balik konsep bangunan tersebut, Dion Hary berhasil memadukan fungsi ruang modern dengan filosofi nilai-nilai keislaman yang kuat.
“Penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya pribadi. Menjadi bagian dari sejarah pembangunan Gedung Aswaja Center adalah bentuk pengabdian profesi saya untuk Jam’iyah Nahdlatul Ulama dan masyarakat Musi Rawas,” ujar Dion Hary.
Profil Profesional yang Berdedikasi, Dion Hary, ST. dikenal sebagai arsitek yang memiliki visi tajam dalam merancang bangunan yang kontekstual. Pengakuan dari PCNU Musi Rawas ini semakin mempertegas posisinya sebagai praktisi handal yang dipercaya menangani proyek-proyek strategis berbasis komunitas dan religi.
Melalui desainnya, Dion berharap Gedung Aswaja Center dapat menjadi pusat kegiatan yang representatif bagi umat, sekaligus menjadi ikon arsitektur baru yang membanggakan di Kabupaten Musi Rawas. (*)
