Menyibak Pesona Air Terjun Taklek, Surga Tersembunyi di Balik Perbukitan Sumber Agung.

Lubuklinggau – Kota Lubuklinggau kembali memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan. Air Terjun Taklek Talang Mandur yang berada di wilayah Kelurahan Sumber Agung mulai dikenal masyarakat sebagai destinasi alami yang masih terjaga keasriannya.

Air terjun ini terletak di kawasan perbukitan yang masih menjadi bagian dari bentang alam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), sehingga kondisi lingkungannya relatif belum tersentuh aktivitas pembangunan.

Keberadaannya dikelilingi oleh sejumlah bukit yang menjadi penanda geografis kawasan tersebut, yakni Bukit Kici di sebelah barat, Bukit Marbau di bagian selatan, Bukit Jong di sisi timur, serta kawasan yang terhubung dengan Bukit Sulap sebagai salah satu ikon alam Kota Lubuklinggau.

Secara alami, air terjun ini memiliki aliran air yang jernih karena bersumber langsung dari hulu hutan lindung.

Vegetasi hutan hujan tropis yang lebat, udara sejuk, serta jalur menuju lokasi yang masih berupa jalan setapak menjadikan kawasan ini cocok untuk kegiatan trekking, penelitian alam, maupun wisata petualangan.

Tokoh masyarakat H. Sauri setempat menyebutkan bahwa Air Terjun Taklek Talang Mandur selama ini hanya dikenal oleh warga sekitar dan para pencari hasil hutan.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, mulai ada perhatian untuk mengenalkannya sebagai destinasi wisata berbasis konservasi.

“Potensi ini perlu dikelola dengan bijak. Karena berada di kawasan penyangga TNKS, pengembangannya harus tetap menjaga kelestarian alam,” ujar salah satu warga.

Dengan pengelolaan yang tepat, Air Terjun Taklek Talang Mandur dinilai dapat menjadi alternatif wisata alam baru di Lubuklinggau yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga mendukung edukasi lingkungan dan pelestarian ekosistem.

Pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan kajian lebih lanjut terkait aksesibilitas, penataan jalur wisata, serta regulasi konservasi agar keberadaan air terjun ini dapat dimanfaatkan tanpa merusak keaslian alamnya. (*)