
Musi Rawas — Dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kembali mencuat di Kabupaten Musi Rawas. Kali ini, sejumlah siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Muara Lakitan diduga mengalami pemotongan dana bantuan pendidikan sebesar Rp 250.000 per siswa dari total bantuan yang seharusnya diterima.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa beberapa siswa penerima PIP tidak menerima dana secara penuh. Dana PIP yang seharusnya diterima utuh oleh siswa, diduga dipotong dengan nilai yang sama, yakni Rp 250.000, tanpa penjelasan resmi dan transparan kepada siswa maupun orang tua.
Praktik tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, Program Indonesia Pintar merupakan bantuan pemerintah pusat yang ditujukan langsung kepada peserta didik dari keluarga kurang mampu, dan secara aturan tidak dibenarkan adanya pemotongan dalam bentuk apa pun.
Jika dugaan pemotongan ini terbukti benar, maka hal tersebut berpotensi melanggar ketentuan penyaluran dana bantuan pendidikan serta mencederai tujuan utama program PIP, yaitu menjamin akses pendidikan yang layak bagi seluruh siswa.
Masyarakat mendesak agar pihak berwenang, seperti Dinas Pendidikan dan instansi terkait, segera melakukan klarifikasi dan investigasi secara menyeluruh guna mengungkap kebenaran informasi tersebut. Transparansi dan akuntabilitas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program bantuan pemerintah di sektor pendidikan.
Hingga rilis berita ini disampaikan, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak sekolah maupun instansi terkait mengenai dugaan pemotongan dana PIP sebesar Rp 250.000 tersebut. Semua pihak diharapkan dapat bersikap kooperatif dan mengutamakan kepentingan siswa sebagai penerima manfaat.
Kasus ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti secara objektif agar hak-hak siswa penerima Program Indonesia Pintar di Kabupaten Musi Rawas tetap terlindungi dan kejadian serupa tidak terulang kembali.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp kepala sekolah memilih bungkam hingga berita ini di terbitkan. (tim)
