
LUBUKLINGGAU – Anggota DPRD Kota Lubuklinggau dari Fraksi Partai Demokrat, H. Taufik Siswanto, resmi menggelar Reses I Tahun Sidang 2026. Kegiatan ini menyasar daerah pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Lubuklinggau Timur I dan Lubuklinggau Timur II.
Acara dipusatkan di Sekretariat DPC Partai Demokrat, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, pada Minggu (15/3/2026).
Komitmen Menjangkau KonstituenDalam sambutannya, Taufik Siswanto menjelaskan bahwa agenda reses kali ini dibagi menjadi dua tahap guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat terakomodasi.
“Reses ini kami laksanakan di dua tempat. Tahap pertama hari ini di kantor DPC, dan bagi warga yang mungkin belum sempat terundang, akan kami undang kembali pada pertemuan di titik kedua nanti. Tujuannya agar silaturahmi dan penyerapan aspirasi berjalan maksimal,” ujar Taufik.

Apresiasi juga datang dari Pemerintah Setempat. Lurah Taba Jemekeh menyampaikan terima kasih atas inisiatif dewan yang telah memfasilitasi warga untuk bertatap muka dan berdialog langsung guna menyampaikan keluh kesah pembangunan di lingkungan mereka.
Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dengan berbagai usulan dari warga. Beberapa poin krusial yang disampaikan antara lain:
Kelangkaan Gas 3 Kg: Samsi, warga Kelurahan Nikan Jaya, mengeluhkan seringnya terjadi kelangkaan gas melon. Ia meminta pengawasan ketat di Dapil IV dan berharap operasi pasar dilakukan secara rutin, tidak hanya sekali.
Perbaikan Jalan: Warga juga menyoroti kerusakan jalan poros di Perumnas Nikan Jaya yang sudah cukup parah dan mendesak untuk segera diperbaiki.

Masalah Sampah: Dencik, warga Kelurahan Karya Bakti, mengusulkan pengadaan tempat pembuangan sampah (TPS) di setiap ketua RT agar kebersihan lingkungan terjaga.
Pemekaran Wilayah: Mengingat kepadatan penduduk di RT 01 Kelurahan Karya Bakti yang telah mencapai lebih dari 700 KK, warga mengusulkan adanya pemekaran RT demi efektivitas pelayanan administrasi.
Menanggapi hal tersebut, Taufik Siswanto mencatat seluruh poin aspirasi untuk diperjuangkan dalam rapat paripurna DPRD mendatang. Ia menegaskan bahwa masukan dari masyarakat merupakan prioritas utama dalam penyusunan program kerja pemerintah kota ke depan. (Marta)
